Jumat, Mei 09, 2008

Mengamati Perilaku Orang Mesir


Mengamati Perilaku Orang Mesir

Selama beberapa tahun hidup di Mesir, kita bisa mencermati perilaku dan kebiasaan masyarakatnya. Hidup berdampingan dengan mereka, merupakan suatu pengalaman tersendiri yang patut kita apresiasi, karena hal itu hanya bisa kita peroleh di Mesir dan tak bisa kita dapatkan di Negara lain. Sebagaimana hal lumrah, bahwa susah dan senang pasti kita rasakan. Tapi semua itu akan terasa nikmat jika kita cermati dan selanjutnya kita ambil pelajaran. Yang baik kita ambil, dan yang buruk kita tinggalkan. Mari kita mencermati perilaku orang Mesir sehari-hari.

Secara umum Mesir termasuk negara gurun, sebagian besar daerahnya masih merupakan gurun pasir yang tak tandus. Daerah yang menjadi sentra kehidupan di Mesir adalah daerah sekitar sungai nil. Sedangkan daerah gurun tersebut hanya berpenghuni segelintir orang. Walaupun demikian Mesir termasuk negara padat penduduk. Secara geografis daratan Mesir tidak sebesar pulau kalimantan, tapi penduduk mesir sangatlah padat, yaitu sekitar 70 juta orang.


Mesir sendiri mempunyai 4 musim; musim Panas, dilanjutkan musim gugur, lalu musim dingin dan dilanjutkan dengan musim semi. Begitulah setiap tahunnya musim di mesir bersiklus. pada musim panas suhu udara tertinggi bisa mencapai 42 drajat Celcius, sedangkan pada musim dingin, suhu terendah bisa mencapai 5 drajat Celcius.

Secara umum watak orang mesir adalah keras, mungkin ini dipicu juga dengan lingkungan yang memang beriklim keras. Bentak-membentak sudah menjadi kebiasaan masyarakatnya, bahkan dalam bicara sehari-hari pun nada yang digunakan sangatlah tinggi. Maka jangan heran jika teriakan keras sering kita dengar di bumi mesir ini.

Hal lain yang menjadi ciri khas watak orang mesir adalah suka mujamalah (basa basi). Hal ini sudah menjadi hal lumrah, untuk mengawali sebuah pembicaraan, apalagi kalau sudah lama tidak bertemu, mujamalahnya bisa sampai seperempat jam. Ketika bertemu seorang teman, biasanya orang mesir mengucapkan salam, lalu jabat tangan dan saling berpelukan, lalu terjadilah mujamalah. Tapi hal tersebut hanya dilakukan oleh sesama jenis, pria dengan pria atau wanita dengan wanita. Sedangkan pergaulan antar lain jenis dapat dikatakan sangatlah kurang, bahkan masih banyak diantara masyarakat mesir yang menganggap bahwa pergaulan tersebut adalah tabu.

Orang mesir juga termasuk orang yang suka sekali di puji. dan ini menjadi bumbu dalam mujamalah. Apalagi jika pujian tersebut dikatakan oleh warga asing, maka mereka akan sangat senang, bahkan kadang hati mereka luluh hanya karena pujian tersebut. Oleh sebab itu jika kita menginginkan sesuatu dari orang mesir, dan ini biasanya ketika menawar harga, maka lakukanlah mujamalah dengan mereka, banyaklah memuji mereka, tunjukkan bahwa kita tidak ada apa2nya dibanding mereka, dengan begitu biasanya hati mereka akan luluh dan menyetujui apa yang kita inginkan.

Sebagaimana masyarakat manapun, perilaku baik dan buruk akan kita temukan, begitu juga di bumi mesir ini. Sebagian dari penduduk mesir ada yang berperilaku baik, bahkan sangatlah baik, ia tak segan-segan membantu orang lain, baik yang berupa materi ataupun non materi. Ini terbukti bahwa kadang kita yang berstatus pelajar ini, ketika berada ditempat umum atau di masjid, kadang tahu-tahu kita dipanggil oleh orang mesir, lalu berkenalan dan bertanya ini dan itu, lalu terakhir tak taunya kita dikasih uang sama yang memanggil tersebut. Demikian juga sebaliknya, ada diantara orang mesir yang berperilaku buruk, bahkan sangatlah buruk. ada diantara mereka yang suka sewenang-wenang dengan warga asing, terutama kita warga indonesia. Karena postur kita yang kecil dan kadang kurang pandai berbahasa amiyah, maka mereka anggap bahwa kita itu lemah, lalu seenaknya saja memperlakukan kita. Ini sering terjadi di urusan admisitrasi dan di pasar-pasar. Di urusan administrasi, seenaknya saja mereka bilang bahwa jam aktif telah habis dan dilanjutkan besok, padahal sebenarnya tidak. Sedangkan di pasar kadang kita temukan pedagang yang seenaknya saja bermain harga, mereka seenaknya saja meninggikan harga padahal sebenarnya tidak segitu. Maka bagi kita warga asing harus berhati-hati dan banyak bersabar.

Berikut ini beberapa hal umum yang dapat kita jumpai di mesir ini, baik yang bersifat positif maupun yang negatif;

POSITIF
1. Termasuk hal positif yang dapat kita cermati di mesir ini adalah, penduduk mesir masih menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman. solat berjamaah masih sering dilakukan oleh masyarakat mesir, masjid-masjid masih banyak terisi jamaah. bahkan orang yang bekerja berat pun, semisal bengkel atau warung makan serta pedagang, masih sering kita lihat menghentikan aktifitasnya ketika iqomat solat telah dikumandangkan. ketika mendengar iqomah azan, mereka bergegas pergi ke mesjid untuk melakukan solat jamaah.

selain itu menutup aurat masih sangat terjaga dimesir ini. bagi kaum pria, pakaian yang sering dipakai adalah jubah atau celana panjang. sangat jarang sekali kita temukan seorang pria yang yang mengenakan celana pendek ditempat2 umum. begitu juga bagi kaum wanita, kebanyakan mereka masih mengenakan kerudung, bahkan masih banyak kita temukan yang mengenakan cadar. sangat jarang sekali kita temukan seorang wanita mengenakan rok pendek.

kebiasaan lain yang merupakan nilai islam dan masih dipegang erat oleh penduduk mesir adalah membaca alquran dan berzikir ditempat-tempat umum. banyak kita temukan, baik itu di terminal atau di bis kota atau di kereta api listrik ataupun ditoko2, beberapa orang yang membawa tasbih sembari berzikir kepada Allah. sebagian mereka juga masih banyak yang mempergunakan masa menunggu dengan membaca alquran. dan ini merupakan hal biasa yang terlihat sehari-hari.

selain itu mengucapkan salam ketika bertemu masih seringkali kita dapatkan, baik itu dilakukan oleh orang yang saling kenal maupun tidak. sering ketika berpapasan di jalan, mereka mengucapkan salam kepada kita.

2. termasuk hal positif adalah bahwa orang mesir termasuk orang yang suka membantu, baik yang berupa materi atau non materi. ketika kita tersesat di jalan misalnya, lalu kita bertanya, maka mereka tak sungkan-sungkan untuk memberi informasi, bahkan mereka tak tak segan untuk mengantarkan kita untuk sampai ke tujuan. tapi yang patut diperhatikan adalah bahwa orang mesir kadang sok tau. semangat mereka untuk membantu sangatlah besar, tapi kadang tak disertai informasi yang valid. maka jangan heran jika kadang informasi yang kita terima ketika kita tanya ke orang mesir ternyata salah.

bantuan yang bersifat materi juga masih banyak kita temukan, terutama bantuan makanan. masih banyak kita temukan dimasjid-masjid tertentu menyediakan makan gratis setiap harinya, tapi menunya juga seadanya. masih banyak juga kita temukan, terutama di hari jumat, beberapa orang yang membawa beberapa kantung makanan lalu dibagi-bagikan di mesjid menjelang solat jumat. bantuan yang berupa makanan atau sembako ini akan lebih banyak kita temukan di bulan ramadan. pada bulan tersebut banyak sekali bantuan sembako yang diberikan oleh orang mesir. masih banyak juga kita temukan tempat2 yang menyediakan buka bersama gratis, baik itu di masjid-masjid ataupun di tempat umum lainnya. tempat buka bersama gratis ini lazim disebut "Maidatur Rahman".

3. termasuk hal positif lain yang dimiliki orang mesir adalah mereka malu sekali untuk berbuat jahat. alih-alih berbuat jahat, berbuat aib saja orang mesir merasa sangat malu. jika mereka diingatkan bahwa perbuatannya adalah aib maka ia akan sangat malu dan sadar untuk tidak mengulanginya. contoh kecil dari hal ini adalah ketika berada di bis kota. setiap orang akan membayar karcis tanpa harus disuruh, jarang sekali kita temukan mereka yang secara sengaraj tidak membayar. perlu diketahui bahwa bis kota yang ada dimesir, kondekturnya berada ditempat paling belakang dekat pintu samping belakang bis. dan kondektur ini hanya berkeliling sekali saja ketika keluar dari terminal. lalu setelah itu ia duduk manis ditempat yang telah disediakan. jadi bila ada penumpang naik dari pintu depan dan ingin membayar karcis, maka ia sendiri yang harus jalan ke arah kondektur atau minta bantuan orang untuk menyampaikannya. bahkan masih ada bis kota yang bentuknya mini, yang sama sekali tidak berkondektur. uang karcis dibayarkan kepada sopir secara langsung. hal demikian ini sebenarnya rawan akan kecurangan penumpang untuk tidak membayar, karena bis kota yang ada di mesir pasti penuh sesak oleh penumpang. tapi ternyata kecurangan tersebut sangatlah jarang terjadi. ketika kondektur atau sopir bilang untuk membayar, maka semuanya akan mematuhi dan membayar karcis.

contoh lain dari hal ini adalah ketika berdesak-desakan di dalam bis kota. seorang pria akan sangat malu ketika ia ingatkan oleh wanita bahwa dia menyenggolnya. maka ketika berdesak-desakan di bis seorang wanita pasti menang, karena si pria pasti memberi ruang kepadanya.

4. hal positif lain yang dipunyai penduduk mesir adalah kepekaan sosial yang sangat tinggi. kepekaan ini terbukti ketika menolong seseorang. jika terdengar teriakan minta tolong, maka serentak orang-orang akan datang berkerumun untuk melihat apa yang terjadi lalu memberikan pertolongan. begitu juga ketika melihat kecelakaan, dengan spontan semua kendaraan akan berhenti dan melihat apa yang terjadi kemudian menolong. ini juga berlaku ketika melihat ada pertengkaran. semua orang pasti datang untuk melerainya.

5. penduduk mesir juga terkenal dengan nasionalisme yang tinggi. walaupun yang terjadi dimesir sebenarnya tidak menggembirakan tapi mereka masih bangga dengan negaranya. mereka sering menyebut mesir dengan "Ummu ad Dunya" dan suka membanggakannya dihadapan warga asing.

6. orang mesir juga terkenal sangat teguh pendirian. apa yang menurutnya benar, maka akan ia pertahankan, apapun yang terjadi. tapi hal ini juga kadang berbuah negatif, jika yang dipertentangkan adalah hal sepele. karena sikap teguh pendirian yang berbau negatif, seorang mesir mudah sekali tersinggung jika prinsip dia diganggu orang lain. maka jangan heran jika orang mesir sering terlihat adu mulut hanya karena hal sepele.

7. termasuk hal positif yang dipunyai masyarakat mesir adalah masih menganggap banyak hal tabu untuk dilakukan, dan hal tabu tersebut merupakan aib atau hal yang merusak kehormatan jika dilakukan. hal-hal tabu tersebut jika dilakukan oleh seseorang, lalu ada yang mengingatkan, maka ia akan sangat malu dan berhenti melakukannya. termasuk hal-hal tabu dimesir adalah; melihat orang yang sedang makan, duduk jongkok ditepi jalan, seorang pria memegang pantat pria lain, bersenggolan lain jenis yang bukan mahrom, pria berjalan dibelakang wanita dan sebagainya.

ini semua termasuk hal positif yang sebaiknya kita ambil pelajaran, dan sebisa mungkin kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sedangkan hal-hal negatif yang dapat kita temukan di mesir ini antara lain;

1. kurang bisa menepati janji. orang mesir sering tidak menepati janji, jika ia mengatakan akan datang besok misalnya, maka belum tentu itu ditepati dan itu sudah menjadi hal lumrah di mesir, maka bagi yang masih baru di mesir harap memperhatikan hal ini, jangan terlalu mengharap dari orang mesir, karena janji dia sering kali hanyalah sekedar basa basi.
orang mesir juga sering mengatakan tentang waktu seenaknya saja. misalnya kita sedang menuju warung, lalu ternyata makanan yang kita inginkan belum tersaji, lalu kita bertanya kepada pemiliknya, kapan makanan itu siap. lalu dijawab 10 menit lagi misalnya. jangan dikira ia akan tepat 10 menit, bisa jadi itu setengah jam bahkan sampe satu jam. dalam kamus pergaulan mesir, masalah waktu sangatlah tidak karuan, jarang sekali yang tepat waktu. kata "tsawani" (detik) dalam pergaulan mesir berarti menit. 10 menit misalnya, bisa molor sampe setengah jam. seperempat jam misalnya, bisa molor sampe satu jam. 1 jam misalnya, bisa molor sampe 3 jam dan seterusnya. tidak ada kejelasan pasti dalam waktu dalam pergaulan mesir. dan hal tersebut sudah lumrah di sini, jarang ada komplain dari orang lain karena semuanya sudah tau dan melakukan hal yang sama. maka bagi pelajar asing hal ini patut diperhatikan supaya nantinya tidak kecewa ketika dipaksa menunggu oleh orang mesir.

2. hal negatif lain yang kita temukan bahwa orang mesir susah sekali diatur. orang mesir susah untuk diajak disiplin dan susah untuk mentaati peraturan. mereka lebih suka berjalan seenaknya sendiri. ini terbukti dengan admisistrasi yang tidak karuan, suka menyelak ketika harus antri, suka menyerobot hak orang lain dan sebagainya. bukti kongkret dari hal ini adalah banyaknya rambu2 jalan yang tidak berfungsi. setiap perempatan jalan harus diatur oleh polisi, tidak bisa hanya mengandalkan rambu2 lalu lintas. rambu2nya ada dan terpasang tapi tidak ada yang mematuhinya. jika tidak diatur oleh polisi maka bisa jadi kesemrawutan yang terlihat, karena semua pengendara ingin jalan duluan.

3. hal negatif lain dari orang mesir adalah kurang peduli kebersihan. masih banyak kita lihat sampah berceceran dimana-mana, walaupun telah disediakan tempat sampah.

4. selain itu orang mesir terkenal banyak bicara. hal sepele saja bisa diperdebatkan panjang sekali, sampai kita bosan mendengarnya. sekali orang mesir bicara, maka akan susah untuk berhenti, pembicaraan akan melebar tidak jelas arahnya.

5. terakhir, hal negatif yang msih banyak kita lihat adalah bangun siang. coba anda pagi2 berjalan-jalan, maka kesunyian lah yang akan anda dapatkan. pasar dan toko2 biasanya baru buka sekitar jam 11 siang. begitulah yang terjadi di mesir.

Hal-hal negatif ini janganlah kita tiru, dan sebisa mungkin kita tinggalkan.
Bagi yang masih baru di mesir, maka persiapkanlah mental dan kesabaran, karena banyak nantinya kesemrawutan yang akan anda dapatkan. akan tetapi jika kita bisa mengambil hikmah darinya maka sesungguhnya perilaku orang mesir sangatlah menarik dan patut kita apresiasi. ini juga bisa menjadi latihan kita untuk melatih kesabaran dan kedewasaan kita untuk berbuat. selanjutnya mesir sungguhlah merupakan wahana belajar mengarungi pahitnya kehidupan. Semoga bermanfaat.

1 komentar:

Unknown mengatakan...

kapan ya rakyat indonesia mempunyai kebiasaan seperti orang mesir?